Banyak pendapat tentang latah. Banyak pula definisi latah. “Penyakit” latah hanya dipunyai oleh rumpun Melayu Polinesia. Kebanyakan penderita latah adalah cewek, tapi cowok juga ada kok. Latah bukanlah suatu penyakit yang harus disembuhkan karena tidak merugikan. Justru latah membuat seorang menjadi unik. Mungkin latah sedikit merugikan penderitanya karena sering digodain.
Sejak abad ke-18 banyak penelitian untuk menemukan definisi latah. Diantaranya:
Tahun 1880, Hendry Forbes, petualang dari Inggris yang pernah singgah di Jawa, berpendapat latah timbul karena kejutan, hingga diluar kendalai ia menirukan sebuah ucapan atau gerakan.
Ditahun yang sama dr.Inggris dan Belanda, CL.Van Den Berg & PC. Van Brero mengambil kesimpulan bahwa latah semacam hysteria yang meletupkan rasa marah tapi menghasilkan tindakan ganjil.
Gilmore Ellis, ahli jiwa Singapura menyatakan istilah teknis latah yaitu ekoalia untuk peniruan verbal. Sedangkan ekopraksia untuk peniruan gerakan tubuh. Ia juga mengatakan bahwa latah mungkin warisan dari keluarganya.
Geertzpada tahun 1968 menyatakan bahwa latah suatu kebudayaan. Menurutnya faktor latah berasal dari lingkungan sekitarnya. Bila seseorang bergaul dengan orang yang latah, namun ia akan latah juga. Tapi latah nya itu hanya sementara, kalau ia bisa mengendalikannya.
Terserah mana yang kamu percaya ! Atau mungkin kamu mau membuat definisi sendiritulislah di komentar








klo bleh tw, keuntungannya penyakit latah itu apa yaa??
Oleh: wisnu22101992 on 14UTC2008-04-14T12:01:31+00:00UTC04bUTCMon, 14 Apr 2008 12:01:31 +000014, 2007
at 6:45